Menggunakan Linux memang pengalaman yang luar biasa. Sejak mengenal Linux (sekitar tahun 2001), proses instalasi Mandrake 7.2 sudah berpenampilan grafis yang menarik. Apalagi dengan kemunculan Knoppix di tahun 2003-an yang cukup dijalankan secara live di CD-ROM, itupun dengan menyertakan KDE. Dan, sejak 2005 yang lalu, muncullah distro baru turunan Debian bernama Ubuntu yang terus berkembang hingga muncullah distro Linux yang bisa dijalankan secara live sekaligus bisa diinstal dari versi live-nya itu. Sekarang, justeru Ubuntu (dan keturunannya) dapat langsung diinstal pada partisi Windows tanpa perlu susah payah melakukan pemartisian harddisk.

Linux Mint 6.0 (Felicia) merupakan salah satu turunan dari Ubuntu 8.10, sehingga tentu saja memiliki kemampuan yang sama seperti induknya. Diantaranya, instalasi di Windows, repositories yang sama dengan Ubuntu, dan lain-lain.

Untuk memulai instalasi, unduh terlebih dahulu Linux Mint 6.0. Kemudian, “bakar” ke dalam sekeping CD blank dan jalankan dalam Windows hingga muncul jendela seperti berikut:

Autorun
Autorun

Klik tombol [Install Inside Windows], kemudian isikan Installation drive, ukuran space harddisk, username dan password. Klik [Install] untuk memulai proses instalasi.

Atur Semuanya
Atur Semuanya

Berikutnya, setelah proses instalasi selesai dilakukan klik [Finish] dan reboot komputer. Saat komputer kembali hidup, akan dimunculkan pilihan saat Windows kembali aktif. Pilih Linux_Mint_Main [Enter]. Linux Mint akan secara otomatis melanjutkan proses instalasi. Linux Mint akan melakukan reboot setelah semua proses instal diselesaikan.

Iklan