Benarkah?

Menurutku, jika terjadi kerusakan pada komputer tidak kemudian permainan (game) yang disalahkan. Dari jaman pertama kali belajar komputer, diajarkan bahwa yang disebut komputer itu terdiri dari 3 hal:

  1. Hardware atau perangkat keras yang berwujud (bisa dilihat dan disentuh);
  2. Software atau perangkat lunak yang (kadang) bisa dilihat tapi tidak bisa disentuh;
  3. Brainware atau perangkat berpikir ..eh menurutku sih lebih pas kalo disebut User atau pengguna (lebih manusiawi).

So, ketiga hal di atas harus diperiksa untuk melihat penyebab kerusakan dan mencari tahu penyelesaian masalahnya (trouble shooting). Coba kita telusuri:

  1. Hardware, yakin anda memilih perangkat yang berkualitas? Jika jawabnya ‘YA’ berarti anda tidak perlu khawatir jika penyebabnya perangkat anda sendiri. Jika ‘TIDAK’ atau ‘TIDAK TAHU’, paling tidak anda punya garansi yang menjamin perangkat keras tersebut. Ingat filosofi Jawa, Ono rego, ono rupo (Harga bagus, barang bagus).
  2. Software, yakinkah anda menggunakan (semua) software yang legal? Jika ‘YA’, berarti anda sudah terlindungi dengan berbagai update dari vendornya. Jika ‘TIDAK’ atau ‘TIDAK TAHU’, anda harus siap-siap dengan virus yang akan menyerang security hole (celah keamanan) dari software bajakan itu. Ingat, software bajakan tidak akan mendapat update otomatis jika terdapat celah keamanannya.
  3. Brainware, jangan terlalu yakin dengan pengetahuan yang anda miliki saat ini. Bisa-bisa anda justeru terjebak dalam keadaan sok tahu, itulah penyebab komputer anda cepat rusak. Manusia dengan ilmunya itu bisa dibagi menjadi 4 (empat): tahu bahwa dirinya tahu, tahu bahwa dirinya tidak tahu, tidak tahu bahwa dirinya tahu, dan terakhir… tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu (sok tahu).

Sekarang, apa benar memainkan game bisa menyebabkan komputer cepat rusak? Jawabnya bisa ‘YA’, bisa juga ‘TIDAK’.

Ya, memainkan game mengakibatkan keyboard dan mouse cepat rusak. Itupun jika anda suka memainkan game pertarungan seperti Street Fighter, atau game-game lain yang banyak melakukan ketukan-ketukan pada keyboard dan mouse.

Tidak, jika anda lebih suka memainkan game-game yang lebih banyak mengutamakan pikiran atau strategi. Permainan jenis ini hanya memerlukan sedikit ketukan yang simultan pada keyboard dan mouse. Misalnya: catur, Age of Empires, World of Warcraft, atau bahkan Counter Strike. Kalo anda hobi main game sekelas Counter Strike, paling-paling kabel mouse putus karena anda masih pemula dan suka berlebihan dalam bereaksi terhadap permainan.

Jadi, bagi anda yang berkesimpulan bahwa bermain game bisa mengakibatkan komputer cepat rusak, cobalah untuk memainkannya dan nikmatilah! Jangan jadi orang kuper, gaptek lagi.

Iklan