Njajal VMWare Workstation

Njajal (bhs. Jawa) = mencoba. Kali ini aku mencoba menginstal VMWare Workstation di Ms Windows XP Home (ori?) bawaan Toshiba Satellite M55-ku. M55 sudah ku-upgrade memorinya menjadi 1024 MB, supaya nyaman untuk percobaan virtualisasi. Maunya sih download versi trial dari situs aslinya, apa daya… ketika kucoba akses dari jaringan internetku, situs itu tidak dapat ditampilkan (huh, alasan aja… :D).

By the way, langsung ku-instal dan hasilnya… VMWare menciptakan 2 (dua) Network Adapter, VMnet1 dan VMnet8. Keduanya merupakan kartu jaringan yang nantinya berguna untuk menjembatani antara OS Host (induk) dan OS Guest (virtual). Keduanya secara default telah dilengkapi dengan sebuah IP Address; tentu saja bisa diubah/disesuaikan.

Virtual Network Adapter
Virtual Network Adapter

Kemudian, kujalankan VMWare dari shortcut yang ada dan mendapati tampilan seperti ini…

VMWare 1st Run
VMWare 1st Run

Next… mencoba membuat mesin virtual. Caranya ternyata mudah, klik aja ikon berjudul “New Virtual Machine” yang akan menampilkan wizard (panduan langkah demi langkah).

Yang pertama,memilih jenis konfigurasi yang akan digunakan. Sebagai pemula, aku pilih “Typical” aja. Terus klik [Next] untuk melangkah ke proses selanjutnya.

New Virtual Machine Wizard
New Virtual Machine Wizard

Kedua, pilih sumber instalasi OS Tamu (Guest). Aku pilih sebuah file .ISO yang tersimpan di harddisk. Kebetulan isinya adalah Linux Zenwalk 5.2. Klik [Next] untuk melanjutkan proses.

Pilih Sumber Instalasi
Pilih Sumber Instalasi

Ketiga, pilih jenis OS Tamu yang akan digunakan. Pilih “Guest operating system”-nya kemudian pilih versi yang digunakan. Untuk Linux, hanya beberapa distro populer saja yang tampil di sini. Kalo tidak tahu persisnya nama dan versi kernel-nya, pilih Other pada jenis OS Tamu. Klik [Next] untuk lanjut ke panduan berikutnya.

Pilih Jenis OS Tamu
Pilih Jenis OS Tamu

Keempat, tentukan nama dan lokasi file mesin virtual akan disimpan. Usahakan untuk memilih space yang paling luas. [Next] untuk melanjutkan.

Tentukan Lokasi Penyimpanan
Tentukan Lokasi Penyimpanan

Kelima, tentukan ukuran harddisk yang akan digunakan. Perhatikan bahwa VMWare akan memberikan saran ukuran disk yang baiknya digunakan. Klik [Next]

Tentukan Ukuran Virtual Disk
Tentukan Ukuran Virtual Disk

Keenam, langkah terakhir pembuatan mesin virtual. Ya, ringkasan setelan dari mesin virtual. Pada bagian ini, kita juga boleh melakukan beberapa sentuhan akhir, penyesuaian perangkat keras (virtual) yang digunakan untuk simulasi. Klik [Finish] untuk memproses pembuatan mesin virtual dan dilanjutkan untuk menghidupkan (Power on) sesudahnya.

Ringkasan Setelan Mesin Virtual
Ringkasan Setelan Mesin Virtual

Nah, sampai di sini… dilanjutkan dengan melakukan instalasi OS pada mesin virtual. Langkah-langkah instalnya tentu pembaca sudah pada ngerti. Hiks😦 … gak dilanjutkan sebab Zenwalk 5.2 tidak bisa mendeteksi harddisk SCSI, padahal VMWare memasang SCSI sebagai default.

Anyway, semoga bermanfaat.

3 thoughts on “Njajal VMWare Workstation

    1. Memang benar ada VMware versi Linux. Coba saja unduh dari situsnya: http://www.vmware.com/. Untuk instalasi, tergantung format filenya. Setahu saya formatnya .sh yg bisa dieksekusi melalui bash. Sedangkan manajemen/setting-nya sama saja baik versi windows maupun linux.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s