Uji Kompetensi Kejuruan (UKK) Praktek, akan mulai diselenggarakan pada awal Maret 2009. Pelaksanaannya berbeda dengan project work. UKK Praktek dilaksanakan dalam waktu sedikitnya 18 jam dan paling banyak 24 jam. Kisi-kisi dan soal ujian telah ditentukan oleh pemerintah. Bentuk penyelenggaraan ini mengacu pada bentuk Lomba Kompetensi Siswa (LKS).

Sehingga, dalam waktu 24 jam (3 hari @ 8 jam) para peserta mengerjakan tugas dengan pengawasan oleh penguji; internal maupun eksternal. Berarti, untuk peserta dari bidang keahlian Teknik Informatika akan berada di depan komputer selama 3 hari.

Misalnya, program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak, harus menyelesaikan sebuah aplikasi berbasis web dalam waktu 3 (tiga) hari. Atau, Teknik Komputer Jaringan, harus menyelesaikan sebuah server berbasis Linux dalam waktu 24 jam. Demikian pula Multimedia, harus menghasilkan sebuah company profile dalam waktu 3 x 8 jam.

Selain itu, pada kisi-kisi UKK Praktek, telah ditentukan 3 (tiga) paket ujian. Dan sekolah diwajibkan memilih satu paket ujian saja. Tapi… ada yang lucu dari kisi-kisi UKK Praktek ini, atau mungkin memang disengaja???

Pada kisi-kisi UKK Praktek TKJ. Paket-1 adalah membangun PC Router berbasis FreeBSD, kenapa harus FreeBSD? Paket-2, administrasi server dan DHCP menggunakan Redhat 9, kenapa juga Redhat 9 yang terbit tahun 2003? Paket-3, membuat desain sistem (PHP) dan database (MySQL), lho kok RPL banget? Sekedar informasi saja, SMKN 1 Nganjuk menggunakan PC Studia Zyrex yang menggunakan chipset model terbaru dan harddisk SATA yang pastinya belum dikenal oleh Redhat 9. Mungkin… (berbaik sangka saja), namanya kisi-kisi hanya menentukan standar minimal yang harus terpenuhi. Sehingga, sekolah bisa dan boleh melakukan penyesuaian.

Kisi-kisi UKK Praktek RPL, paket-1 hingga paket-3 diwajibkan membuat aplikasi berbasis web. Kenapa harus berbasis web? Selain itu, dalam kisi-kisi tersebut telah disediakan database dan relasi antar tabelnya, apakah tidak boleh dimodifikasi? Apakah tabel-tabel tersebut sudah normal?

Multimedia? Sama, semua paket (seolah) mewajibkan seluruh peserta untuk menggunakan rancangan grafis, animasi 2D & 3D, editing audio & video. Bagaimana jika sekolah tidak memiliki alat perekam gambar (handycam)? Apakah cukup dalam waktu 3 (tiga) hari melakukan pengambilan gambar oleh peserta yang berjumlah ±36 siswa? Padahal, sebelum take gambar harus menyusun story board.

By the way, what can we do? Apa boleh buat, tugas ya tugas. Laksanakan saja. Buat para peserta ujian, selamat mengerjakan!!!

Iklan