Bila pada cara pertama kita memanfaatkan kecanggihan WUBI untuk menginstal Ubuntu, cara kedua adalah menggunakan installer dari Ubuntu sendiri. Syaratnya, atur agar komputer dapat melakukan boot melalui CD/DVD, masukkan Ubuntu 9.04 Live CD yang sebelumnya bisa di-download atau dibeli, dan tunggulah hingga muncul menu booting seperti tampak pada gambar di bawah ini:

Boot CD Menu
Boot CD Menu

Pilih “Install Ubuntu” dan ikuti langkah-langkah Instalasi Ubuntu 9.04 hingga mencapai proses pemartisian yang ditunjukkan gambar berikut:

Guided Partition
Guided Partition

Pada gambar ditunjukkan bahwa Ubuntu secara otomatis mendeteksi keberadaan Windows XP di dalam harddisk, kemudian memberikan saran untuk “Install theme side by side, choosing between them each startup” yang artinya kira-kira “Instal mereka (Windows XP dan Ubuntu) berdampingan, pilih salah satu setiap memulai”. Inilah hebatnya Ubuntu (dan Linux tentunya) yang dengan suka-rela bersedia di-instal berdampingan dengan OS lain. πŸ˜€

Kemudian lanjutkan instalasi hingga Ubuntu meminta proses restart. Dan sesaat setelah proses restart, Ubuntu akan menampilkan boot menu dengan pilihan untuk masuk ke Ubuntu atau Windows XP.

GRUB
GRUB

Nah, sampai di sini, kita telah memiliki komputer dual boot dengan Ubuntu dan Windows XP di dalamnya. Bedanya dengan cara pertama, file-file sistem Ubuntu diinstal pada partisi terpisah dari Windows (biasanya menggunakan Ext3). Dan… partisi sistem Ubuntu dan Linux umumnya tidak dapat di-“baca” secara langsung oleh Windows, sedangkan partisi Windows (FAT dan NTFS) dapat dengan mudah di-“baca” dan di-“tulisi” melalui Linux.

Selamat mencoba!

Iklan