Arsip Kategori: Linux-Server

Membuat DHCP Server di Linux Mint

Bagi para administrator jaringan lokal, khususnya jaringan di sekolah kejuruan yang memiliki jurusan Teknik Komputer dan Jaringan. Pasti bakal pusing jika terjadi ‘tabrakan’ IP. Jadilah sibuk melakukan pencarian dimana lokasi IP yang ber-‘tabrakan’ tadi. Solusinya?

Pake DHCP Server aja dan alamat IP semua klien di-set otomatis. Trus, bagaimana nge-install-nya? Nah, di sini aku contohin pake Linux Mint aja, pada prinsipnya semua Linux sama. Ikutin ya…

Pertama, sudah pasti harus install Linux Mint dulu ^_^. Selanjutnya, pastikan terhubung ke internet karena semua software yang dibutuhkan tersedia di Server Repositories Ubuntu (lho? Karena Linux Mint adalah keturunan Ubuntu, jadi pake server repo-nya sama).

Baca lebih lanjut

Virtual Hosting di Server Linux Mint

Virtual Hosting atau juga dikenal sebagai shared hosting memiliki pengertian bahwa sebuah server melayani lebih dari 1 (satu) domain. Dengan adanya teknologi virtual hosting ini, siapa saja yang ingin memiliki situs web atau layanan internet lainnya (mail, file storage, multimedia, dll) tidak perlu membangun server sendiri; yang tentu saja membangun server sendiri memakan lebih banyak biaya diantaranya: biaya perangkat keras & lunak (hardware & software), koneksi internet khusus, dan juga staf khusus.

Linux yang dari awal dibangun dengan karakteristik dan keunggulan UNIX dalam hal aplikasi server, tentu saja dapat digunakan untuk membangun virtual hosting dengan Apache Web Server-nya. Di sini akan aku coba tunjukkan langkah-langkah yang pernah dicoba untuk membangun virtual hosting. So, jika ada langkah-langkah yang keliru… don’t be angry with me, namanya juga manusia.

sebelum lebih jauh dilanjutkan, hal-hal di bawah ini harus dipenuhi dulu:

Baca lebih lanjut

Membangun DNS Server di Linux Mint 6

Setelah berhasil membuat server web menggunakan Linux Mint 6.0, sekarang kita akan mencoba membangun sebuah DNS Server di atasnya. Kenapa perlu DNS Server? Setiap komputer yang terhubung ke jaringan akan selalu diberikan alamat agar dapat dikenali oleh komputer lainnya dalam jaringan tersebut. Alamat itu lebih populer disebut IP Address yang berupa serangkaian bilangan biner. Untuk jaringan ber-skala kecil, kelas A, mungkin tidak akan sulit untuk menghafalkan ip address dari masing-masing komputer. Namun bagaimana halnya bila kita mengunjungi suatu situs dan harus menghafalkan ip address dari servernya? Mampu? Bagiku mustahil.

DNS Server bertugas untuk menyimpan ip address dalam bentuk kata atau kalimat. Misalnya: www.wordpress.com memiliki ip address:  10.20.30.40 (contoh, bukan sebenarnya). Selain itu, DNS juga bertugas menerjemahkan permintaan alamat situs dan menunjukkan dimana situs itu berada.

Baca lebih lanjut

Instal Wordpress 2.7 di Linux Mint Web Server

Setelah berhasil membangun server web, berikutnya adalah mencoba membangun web di dalamnya. Untuk mudahnya, kita bisa menggunakan Content Management System (CMS) yang sudah ada. Misalnya, WordPress yang cocok sekali untuk mebangun web berbentuk blog. Langsung aja, klik wordpress.org dan unduh versi terbarunya. Misalnya  kita download ke /home/goblog.

Baca lebih lanjut

Linux Mint 6.0 sebagai Server Web

Setiap distro Linux memiliki kemampuan untuk menjadi server. Salah satunya adalah server web. Aplikasi-aplikasi umum yang diperlukan untuk sebuah server web adalah:

Menjadikan Linux Mint (atau keluarga Ubuntu lainnya) menjadi sebuah server sangatlah mudah. Di sini akan ditunjukkan salah satu caranya. Pastikan anda tersambung ke internet, lebih bagus jika menggunakan koneksi berkecepatan tinggi.

Baca lebih lanjut