Arsip Kategori: Umum

Umum, apa saja yang pengen aku tulis dan tidak masuk ke kategori yang lainnya

Website Baru, yang (juga) Gratisan

Sudah lama, tidak ada posting baru pada blog ini. Jadi ndak terurus tampaknya -_-‘.

Harap maklum, ada urusan lain di tempat lain pula. Tempat baru yang “maunya” dikhususkan untuk tulis-menulis seputar pemrograman yang bisa aku tulis. Dan juga tempat untuk melakukan percobaan ngumpulkan receh dari internet.

Mungkin anda yang sudah mampir di sini, sudi pula mampir ke website baruku yang ada di: tugaskuliah.byethost6.com. Disana mungkin ada source code aplikasi-aplikasi baru yang aku bagi atau pembaruan (update) dari aplikasi yang sudah pernah dibagi di sini, yang bermanfaat buat anda.

Well, terima kasih sudah datang di sini.

2013 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 27,000 times in 2013. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 10 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Bimtek Calon Asesor Kompetensi

Mulai hari Selasa, 29 Oktober 2013, diselenggarakan “Bimtek Penyusunan Dokumen Mutu dan Pengembangan Skema Sertifikasi” dan “Bimtek Calon Asesor”. Untuk penyusun dokumen (pendok) mengambil tempat di Hotel 88 Surabaya, sedangkan Bimtek Calon Asesor diselenggarakan di dua tempat yang berbeda, yaitu: Hotel Halogen dan Country Heritage Resort Hotel.

Bimtek Calon Asesor

Bimtek Calon Asesor sebenarnya merupakan workshop untuk mempersiapkan kompetensi asesmen peserta.  Di dalamnya, ada 3 (tiga) kompetensi yang harus dikuasai oleh seorang asesor, yaitu:

  1. Merencanakan dan Mengorganisasikan Asesmen (TAAASS401C)
  2. Mengembangkan Perangkat Asesmen (TAAASS403B)
  3. Mengases Kompetensi (TAAASS402C)

Selain mengikuti paparan materi 3 (tiga) kompetensi tersebut, peserta juga diharuskan membuat dokumen hingga praktik melakukan asesmen. Direncanakan pada hari terakhir (3 November 2013), real assessment dilakukan, dimana para calon asesor dinilai pemahamannya dan kemampuan dalam melakukan asesmen.

Dikarenakan informasi terkait dengan kegiatan ini sangat minim, persiapan masing-masing peserta dirasa kurang. Sebagai contoh, dalam kegiatan ini dibutuhkan kemampuan meng-operasi-kan perangkat TI seperti komputer/laptop beserta aplikasi wordprocessor. Kemudian, dikarenakan ada dokumen-dokumen yang perlu dicetak, peserta semestinya menyiapkan printer berikut kertasnya. Kemudian juga terkait Standar Kompetensi yang digunakan ternyata mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI).

Selain itu, pemahaman peserta yang semuanya adalah guru SMK tentang sertifikasi profesi juga masih rancu dengan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang merupakan satu rangkaian Ujian Nasional (UN) untuk SMK. Sertifikasi Profesi ternyata terkait dengan suatu jenis pekerjaan bukan dengan standar kompetensi yang diperoleh di SMK. Suatu profesi mungkin melibatkan beberapa kompetensi, dan setiap unit kompetensi itu harus di-uji.

Dengan adanya kegiatan ini, setiap SMK peserta akan menjadi Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak I (LSP I). LSP I ini kemudian akan memiliki kewenangan untuk men-sertifikasi siswa lulusan untuk suatu jenis pekerjaan. Sehingga, diharapkan siswa yang telah mengantongi Sertifikat Profesi dapat memperoleh pekerjaan dan tentu saja penghasilan yang sesuai.

Semoga, kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik dan membawa manfaat untuk peningkatan mutu pendidikan di SMK khususnya.