Arsip Tag: ip1980

iP1900 di Ubuntu 10.04 LTS

Duh! Pengennya nyoba Ubuntu 10.04 LTS yang di-launching bulan april kemaren, lha kok printer kesayanganku tidak dikenali?! Aku coba pasang dan deteksi otomatis, tapi… sayangnya Ubuntu tetap saja tidak menyertakan driver printer ini. Apa gak banyak yang pake ya? Yang ada dalam kamus driver hanya iP2000. Hal ini juga pernah terjadi dengan Mint 8.0 Helena dan iP1980. Kucoba deh cara-cara yang sama, tapi.. apa yang terjadi? File pustaka libcupsys2 yang dulu kupakai tidak ditemukan! 😀 ternyata versinya berubah, download di sini dan ambil versi terakhirnya ya.

Masalah lain timbul, Baca lebih lanjut

Kurang Kerjaan…

Bongkaran iP1980
iP1980 dibongkar

Kurang kerjaan memang, mesin cetak ber-merek Canon iP1980 ini terpaksa dibongkar sendiri. Sebab sudah tidak ada garansi dan lagi… tidak ada layanan purna-jual resmi di kota Nganjuk, Jawa Timur. Selain itu, pastinya sudah tidak ada garansi apabila mesin cetak ini sudah pernah dimodifikasi (dipasangi infus misalnya, benar begitu kan?).

Ini juga merupakan bentuk protes (hei.. protes pada siapa?) gara-gara mahalnya harga cartridge orisinil. Hitam saja di atas 100rb, warna lebih dari 200rb. Padahal, harga terakhir mesin cetak ini sekitar 450rb ~ 500rb. Apakah mesinnya saja (tanpa cartridge) bisa berharga 200rb-an? Atau malah priceless? Untuk produksi dan kantoran mungkin menggunakan cartridge orisinil bisa dianggap murah dan hemat. Tapi tidak untuk pemakaian personal-rumahan. Karena untuk pengguna pribadi biasanya hanya untuk sedikir urusan kantor yang dibawa pulang.

Jarang dipakai, tinta mengering dan macet. Itu juga tidak ada dalam layanan garansi. Di-infus atau di-refill juga dianggap melanggar aturan garansi. Mengapa perusahaan membuat desain perangkatnya seperti ini? Apa semata-mata urusan laba perusahaan saja? Padahal, sebagian besar konsumen kemudian berpikir ulang untuk membeli cartridge orisinil. Lebih baik beli printer baru daripada membeli cartridge baru. Lalu bagaimana dengan bangkai printer-nya? Tentunya jadi tidak berharga kan?

Seandainya… (mode ngelamun ON), bangkai printer ini bisa ditukar dengan yang baru. Tukar tambah, begitu. Anda saja cartridge yang habis tintanya bisa ditukar dengan yang baru (nambah dikit sih ok).

Masih ada masalah yang lain… blinking pada printer. Printer minta di-reset, baik perangkat kerasnya maupun menggunakan software. Itu juga tidak dijamin oleh perusahaan. Then what???

Canon PIXMA iP1980 di OpenSUSE 11.1

iP1980

Beberapa waktu yang lalu iP1980-ku selalu dipasangkan dengan Linux Mint yang merupakan keturunan Ubuntu (sedang Ubuntu keturunan Debian). Baik itu Mint, Ubuntu, atau Debian, ketiganya tentu saja mempunyai cara yang sama dalam operasionalnya. Yang berbeda–menurutku–hanya selera tampilan dan pilihan paket aplikasi. Sehingga untuk memasangkan iP1980 ke keluarga Debian relatif sama; apalagi jika menggunakan mode teks (shell).

Kali ini, iP1980 ku pasangkan dengan openSUSE 11.1 (hadiah majalah InfoLINUX edisi 03/2009). Tidak ada yang lebih baru? 😀 ada sih, tapi lupa dimana naruh CD ISO-nya. Kenapa openSUSE, suka aja dengan tampilan dan sistem manajemen bernama YaST (Yet another Setup Tool) yang memberikan kemudahan dalam melakukan setup openSUSE berbasis grafis (GUI).

Bagi pengguna openSUSE tentu sudah tahu bagaimana menjalankan Yast ini. Pilh dari menu openSUSE Logo > Computer > YaST. Baca lebih lanjut