Arsip Tag: Linux

PCLinuxOS dan iP1900

Atas permintaan seorang kawan yang mengunjungi blog ini beberapa waktu yang lalu, kali ini aku akan menulis tentang instalasi printer Canon iP1900 pada PCLinuxOS. Linux sebagai operating system (OS) dengan lisensi open source menjadikannya sebagai OS dengan turunan paling banyak (menurutku). Linux menjadi beraneka ragam karena sistem distribusinya. Masing-masing distribusi memiliki koleksi paket dan cara pemaketan yang berbeda. Beberapa pemaketan yang umum di antaranya: Debian (.deb), RedHat (.rpm), dan Slackware (.tar).

PCLinuxOS, meski dikatakan bukan keturunan RedHat, namum menggunakan format .rpm sebagai sistem paketnya. Sedangkan Canon iP1980 merupakan printer rumahan yang paling populer (menurutku) karena kita dapat menerapkan sistem infus pada printer model ini. Selain itu, Canon menyediakan driver printer versi Linux di sini.

Baiklah, konfigurasi yang aku gunakan adalah:

  • PCLinuxOS 2010 LXDE.
  • Canon iP1980 dengan driver yang dapat didownload di sini.

Lanjut ke langkah-langkah instalasi printer iP1980 series. Baca lebih lanjut

iP1900 di Ubuntu 10.04 LTS

Duh! Pengennya nyoba Ubuntu 10.04 LTS yang di-launching bulan april kemaren, lha kok printer kesayanganku tidak dikenali?! Aku coba pasang dan deteksi otomatis, tapi… sayangnya Ubuntu tetap saja tidak menyertakan driver printer ini. Apa gak banyak yang pake ya? Yang ada dalam kamus driver hanya iP2000. Hal ini juga pernah terjadi dengan Mint 8.0 Helena dan iP1980. Kucoba deh cara-cara yang sama, tapi.. apa yang terjadi? File pustaka libcupsys2 yang dulu kupakai tidak ditemukan! 😀 ternyata versinya berubah, download di sini dan ambil versi terakhirnya ya.

Masalah lain timbul, Baca lebih lanjut

Canon PIXMA iP1980 di OpenSUSE 11.1

iP1980

Beberapa waktu yang lalu iP1980-ku selalu dipasangkan dengan Linux Mint yang merupakan keturunan Ubuntu (sedang Ubuntu keturunan Debian). Baik itu Mint, Ubuntu, atau Debian, ketiganya tentu saja mempunyai cara yang sama dalam operasionalnya. Yang berbeda–menurutku–hanya selera tampilan dan pilihan paket aplikasi. Sehingga untuk memasangkan iP1980 ke keluarga Debian relatif sama; apalagi jika menggunakan mode teks (shell).

Kali ini, iP1980 ku pasangkan dengan openSUSE 11.1 (hadiah majalah InfoLINUX edisi 03/2009). Tidak ada yang lebih baru? 😀 ada sih, tapi lupa dimana naruh CD ISO-nya. Kenapa openSUSE, suka aja dengan tampilan dan sistem manajemen bernama YaST (Yet another Setup Tool) yang memberikan kemudahan dalam melakukan setup openSUSE berbasis grafis (GUI).

Bagi pengguna openSUSE tentu sudah tahu bagaimana menjalankan Yast ini. Pilh dari menu openSUSE Logo > Computer > YaST. Baca lebih lanjut

Linux Mint 7.0 Gloria dirilis

Akhirnya… setelah Ubuntu 9.04 dirilis, yang kutunggu-tunggu datang juga. Linux Mint 7.0! Biarpun merupakan turunan dari Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope, Linux Mint 7.0 Gloria memiliki taste yang berbeda. It’s green and fresh!

gloria

Linux Mint 7.0 Gloria

Selain itu, tampilan menunya juga keren. Tetap Gnome dengan gaya Ms Windows. Mudah digunakan bagi yang terbiasa di lingkungan Ms Windows. Baca lebih lanjut

Dual Boot Windows – Ubuntu (2)

Bila pada cara pertama kita memanfaatkan kecanggihan WUBI untuk menginstal Ubuntu, cara kedua adalah menggunakan installer dari Ubuntu sendiri. Syaratnya, atur agar komputer dapat melakukan boot melalui CD/DVD, masukkan Ubuntu 9.04 Live CD yang sebelumnya bisa di-download atau dibeli, dan tunggulah hingga muncul menu booting seperti tampak pada gambar di bawah ini:

Boot CD Menu

Boot CD Menu

Pilih “Install Ubuntu” dan Baca lebih lanjut

Instalasi Ubuntu 9.04

Akhirnya, berhasil juga dapat Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope. Apa saja fitur terbarunya bisa dilihat di sini. Langsung aja aku coba. Tapi, download dulu file ISO-nya dari sini dan bakar ke dalam 1 (satu) CD blank. Setelah itu, ikuti langkah-langkah berikut:

Pertama, pastikan komputer bisa boot melalui CD atau DVD ROM. Caranya bisa lihat di sini.

Kedua, masukkan CD Ubuntu 9.04 ke dalam drive CD/DVD dan nyalakan komputer. Dan saat proses boot dari CD berlangsung mungkin Ubuntu akan menanyakan terlebih dahulu “bahasa” apa yang akan digunakan selama proses. Pilihlah bahasa yang kamu kuasai dan tekan {ENTER}.

Jika kamu memiliki komputer dengan memori +512MB, kamu bisa pilih menu “Try Ubuntu…” pada tampilan seperti di bawah ini, jika tidak… pilih instal aja.

Boot CD Menu

Boot CD Menu

Pilihan “bahasa” juga bisa dilakukan saat Ubuntu menampilkan gambar…

Pilih Bahasa

Pilih Bahasa

Selanjutnya… Baca lebih lanjut

Qimo 4 Kids (Linux untuk anak)

Sambil menunggu rilis Ubuntu 9.04 yang tinggal beberapa hari saja, aku membaca berita di distrowatch.com tentang Qimo 4 Kids. Sebuah distro Linux turunan Ubuntu yang dikhususkan untuk anak usia 3 tahun ke atas.

Qimo 4 Kids

Qimo 4 Kids

Distro yang berlogo anak Eskimo nan lucu. Semakin banyak saja distro-distro spesifik seperti ini. Coba ah… semoga anakku suka :D.